Pendidikan
Minggu 26 April 2026 | 21:57 WIB
Laporan: Ardina dan Difa
Mahasiswa UNPAM Kembangkan Sistem Akademik Web di SMAN 1 Tangsel
Tampilan Sistem Akademik Siswa Berbasis Web karya mahasiswa Universitas Pamulang untuk mendukung digitalisasi pengelolaan akademik di SMAN 1 Kota Tangerang Selatan.
Tangerang Selatan, 26 April 2026 – Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, Ardina Nayla Latief dan Difa Cornelia Agustin, berhasil mengembangkan Sistem Akademik Siswa Berbasis Web untuk SMAN 1 Kota Tangerang Selatan sebagai bagian dari kegiatan Kerja Praktek.
Pengembangan sistem ini dilakukan sebagai upaya mendukung digitalisasi pengelolaan akademik di lingkungan sekolah. Sistem dirancang untuk membantu proses manajemen tugas, pemantauan pengerjaan siswa, hingga penyajian data akademik secara lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Sebelum sistem diterapkan, proses pengelolaan tugas antara guru dan siswa masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi dalam satu platform. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan guru dalam memantau progres pengerjaan tugas siswa, mulai dari status pengumpulan hingga proses penilaian.
Selain itu, data akademik siswa juga belum tersaji secara visual sehingga proses evaluasi dan pengambilan keputusan berbasis data belum berjalan optimal. Melalui sistem berbasis web ini, pihak sekolah diharapkan dapat mengelola kegiatan akademik secara lebih efektif, modern, dan terintegrasi.
Sistem akademik yang dikembangkan memiliki sejumlah fitur utama, seperti login berbasis peran, manajemen tugas digital, monitoring status tugas secara real-time, dashboard analitik akademik, serta pengelolaan data akademik siswa. Sistem membagi pengguna ke dalam tiga kategori, yakni Admin, Guru, dan Siswa dengan hak akses berbeda sesuai kebutuhan masing-masing.
Pada sisi guru, tersedia fitur untuk membuat dan mengunggah tugas lengkap dengan deskripsi, batas waktu pengumpulan, hingga lampiran file. Sementara itu, siswa dapat mengakses daftar tugas, mengunduh materi, serta mengunggah jawaban secara langsung melalui sistem.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah fitur monitoring tugas secara real-time. Melalui fitur tersebut, guru dapat memantau status pengerjaan siswa dengan lebih cepat tanpa perlu melakukan pengecekan manual satu per satu. Status tugas ditampilkan dalam beberapa kategori, seperti belum dikumpulkan, sudah dikumpulkan, dan sudah dinilai.
Tak hanya itu, sistem juga dilengkapi dashboard analitik akademik yang menyajikan data dalam bentuk grafik dan statistik. Informasi seperti rata-rata nilai, distribusi nilai, hingga performa siswa dapat membantu guru maupun pihak sekolah dalam melakukan evaluasi akademik secara lebih akurat.
Dalam proses pengembangannya, Ardina dan Difa menggunakan metode Waterfall yang dilakukan secara bertahap mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing guna memastikan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan pengguna.
Difa Cornelia Agustin mengatakan bahwa pengembangan sistem ini bertujuan untuk membantu sekolah dalam mengelola kegiatan akademik secara lebih efisien dan terstruktur.
“Tujuan utama dari pengembangan sistem ini adalah membuat sistem akademik berbasis web yang dapat membantu guru dan siswa dalam proses pengelolaan tugas, monitoring status tugas, serta penyajian data akademik secara lebih mudah dan terstruktur,” ujar Difa.Sementara itu, Ardina Nayla Latief menyebut proyek tersebut menjadi pengalaman penting dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Melalui proyek ini, kami belajar bagaimana merancang dan membangun sistem yang tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna, khususnya di lingkungan sekolah,” ungkap Nayla.Dengan hadirnya Sistem Akademik Siswa Berbasis Web ini, SMAN 1 Kota Tangerang Selatan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan akademik sekolah. Guru dapat memantau perkembangan siswa dengan lebih mudah, siswa memperoleh akses tugas yang lebih teratur, serta pihak sekolah memiliki data akademik yang lebih rapi dan terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

Comment